Analisis  Kerapatan  Sambaran  Petir   Jenis  Cloud  To  Ground Berbasis Sistem  Informasi  Geografis di Kota  Kupang Tahun 2021-2022

Authors

  • Yohana Nenik Universitas Nusa Cendana
  • Abdul Wahid Universitas Nusa Cendana
  • Philips B. Mudamakin Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kupang
  • Hadi I. Sutaji Universitas Nusa Cendana
  • Arief Tyastam Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Geofisika Kupang

DOI:

https://doi.org/10.59632/magnetic.v5i2.499

Keywords:

Petir Cloud to Ground, kerapatan, awan cumulonimbus, SIG

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan judul Analisis Kerapatan Sambaran Petir Jenis Cloud To Ground Berbasis Sistem Informasi Geografis Di Wilayah  Kota Kupang Tahun 2021-2022. Tujuan dari penelitian ini untuk menganalisis sambaran petir jenis cloud to ground (CG) di wilayah Kota Kupang dan hubungannya terhadap variasi ketinggian/elevasi dengan memanfaatkan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil menunjukkan bahwa pada Tahun 2021 jumlah sambaran petir tertinggi terjadi pada bulan Februari, sedangkan pada Tahun 2022 terjadi di bulan November. Kerapatan sambaran petir CG sepanjang Tahun 2021 adalah 291,41 sambaran/km² dan meningkat menjadi 336,30 sambaran/km² pada Tahun 2022, dengan kerapatan tertinggi lebih dari 300 sambaran/km². Kerapatan petir tertinggi Pada Tahun 2021 teridentifikasi di Kecamatan Alak, sementara itu pada Tahun 2022 menyebar di beberapa wilayah yaitu Kecamatan Kota Lama, Kelapa Lima, Oebobo, dan Maulafa. Distribusi kerapatan sambaran petir CG di wilayah Kota Kupang didominasi pada ketinggian 0-10 mdpl, ini dapat disimpulkan bahwa peningkatan kerapatan petir di wilayah kota Kupang tidak berbanding lurus dengan pertambahan ketinggian. Hal ini disimpulkan bahwa meskipun ketinggian merupakan salah satu faktor yang dapat mempengaruhi pembentukan awan konvektif, hal tersebut tidak berarti bahwa wilayah dengan luasan yang lebih besar pada ketinggian tertentu akan memiliki kerapatan petir yang lebih tinggi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] R. Basrin, H. I. Sutaji, A. S. Geru, and J. L. Tanesib, “Karakteristik Peristiwa Petir Terkait Curah Hujan Di Wilayah Maumere Nusa Tenggara Timur,” J. Fis. Fis. Sains dan Apl., vol. 6, no. 2, pp. 75–83, 2021, doi: 10.35508/fisa.v6i2.6836.

[2] F. Narut, A. Wahid, and S. Sumawan, “Karakterisasi Peristiwa Petir Di Wilayah Kota Kupang Serta Keterkaitannya dengan Curah Hujan,” J. Fis. Fis. Sains dan Apl., vol. 3, no. 2, pp. 110–116, 2018, doi:10.35508/fisa.v3i2.611.

[3] B. Tjasyono, "Meteorologi Indonesia 1", Jakarta, Indonesia: Badan Meteorologi dan Geofisika, 2016.

[4] PKP Kota Kupang, “Profil Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kota Kupang”, Kupang, Indonesia: PKP Kota Kupang, 2022. [Online]. Available: https://perkim.id/. [Accessed: Sep. 18, 2024].

[5]BMKG,“Informasi Petir”,Kupang, Indonesia: BMKG Stageof Kupang, [Online]. Available:https://stageof kupang.Bmkg.go.id. [Accessed: Sep. 19, 2025]

[6] A. Heriyanto, “Karakteristik Pola Sambaran Petir Cloud to Ground (CG) di Wilayah Subulussalam,” Megasains, vol. 10, no. 1, pp. 20–25, 2019.

[7] E. Putri Yulia, “Analisis Kerapatan Sambaran Petir Jenis Cloud to Ground berbasis Sistem Informasi Geografis di Wilayah Tanjung Jabung Timur,” J. Ilmu dan Inov. Fis., vol. 7, no. 1, pp. 9–19, 2023, doi:10.24198/jiif.v7i1.40387.

[8] M. L. Firdaus, N. Nasiah, and U. Uca, “Studi Spasiotemporal Sambaran Petir Cloud To Ground Di Kabupaten Gowa Tahun 2017-2019,” J. Environ. Sci., vol. 3, no. 2, pp. 161–170, 2021, doi:10.35580/jes.v3i2.20050.

[9] D. Fatmasari, W.A. Swastiko, & P. Ismail, “Analisis Kondisi Atmosfer Mcc (Mesoscale Convective Complex) Di Jakarta (Studi Kasus 24 September 2016),” J. Meteorol. Klimatologi dan Geofis., vol. 4, no.2, pp. 23–28, 2017, doi: 10.24198/jiif.v7i1.40387.

[10] D. D. Trisnakusumawati, E. H. Sujiono, & P. Palloan, “Pola Sebaran Konvektif Berdasarkan Indeks Konvektif dan Konvergensi Di Sulawesi Selatan,” J. Fis. Unand, vol. 11, no. 4, pp. 515–522, 2022, doi: 10.25077/jfu.11.4.515-522.2022.

Downloads

Published

2025-09-08

How to Cite

Analisis  Kerapatan  Sambaran  Petir   Jenis  Cloud  To  Ground Berbasis Sistem  Informasi  Geografis di Kota  Kupang Tahun 2021-2022. (2025). Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application, 5(2), 481-488. https://doi.org/10.59632/magnetic.v5i2.499