Pemetaan Lapisan Batuan Bawah Permukaan dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Desa Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang
DOI:
https://doi.org/10.59632/magnetic.v4i1.433Keywords:
Geolistrik Schlumberger, Lelogama, Longsoran RayapanAbstract
Telah dilakukan penelitian tentang pemetaan perlapisan batuan di bawah permukaan dengan metode geolistrik resistivitas di Desa Lelogama Kecamatan Amfoang Selatan Kabupaten Kupang. Penelitian bertujuan untuk memetakan pola perlapisan batuan berdasarkan nilai resistivitas, mengidentifikasi jenis batuan di bawah permukaan berdasarkan nilai resistivitas dan menentukan ketebalan lapisan-lapisan batuan di daerah penelitian pada semua lintasan. Pengolahan data menggunakan software Res2dinv. Metode yang digunakan adalah metode geolistrik konfigurasi schlumberger. Hasil interpretasi menunjukkan bahwa pola perlapisan batuan untuk 4 lintasan dengan panjang lintasan 400 meter dengan variasi nilai resistivitas berkisar antara 0,474 Wm–11,436 Wm, 0,777 Wm–21,231 Wm, 2,96 Wm–3.634 Wm dan 0,637 Wm–3.085 Wm, batuan yang teridentifikasi yaitu batuan lempung, batuan aluvium dan batuan gamping yang berada pada ketebalan masing-masing yaitu lapisan batuan lempung berkisar antar 7,5-47,5 m, ketebalan lapisan batuan aluvium 5-60 m dan ketebalan lapisan batuan gamping 5 m–52,8 m.
Downloads
References
D. Nurwidyaningrum, T. W. Sari, H. Sudardja, S. Binti, and Impak, “Analisis Jenis Longsoran pada Daerah Wisata Berlereng Tajam, Banten,” Semin. Nas. Tek. Sipil Politek. Negeri Jakarta, 2022, no. September, pp. 1–8, 2022.
L. Nengga, H. L. Sianturi, and R. K. Pingak, “Pendugaan Jenis Perlapisan Batuan dengan Metode Geolistrik Resistivitas Pada Wilayah Longsoran Desa Tolnaku Kabupaten Kupang,” J. Fis. Fis. Sains dan Apl., vol. 3, no. 2, pp. 91–96, 2018, doi: 10.35508/fisa.v3i2.607.
H. Yuniarta, A. P. Saido, and Y. M. Purwana, “Kerawanan Bencana Tanah Longsor Kabupaten Ponorogo,” e-Jurnal Matriks Tek. Sipil, vol. 3, no. 1, pp. 194–201, 2015.
Silvianengsih, “Pengaruh Kadar Air Terhadap Kestabilan Lereng (Kampus Politeknik Negeri Padang) Liliwarti Satwarnirat Teknik Sipil Politeknik Negeri Padang,” vol. 2, pp. 36–45, 2015.
S. Silondae, “Keterkaitan Jalur Transportasi dan Interaksi Ekonomi Kabupaten Konawe Utara dengan Kabupaten/Kota Sekitarnya,” J. Prog. Ekon. Pembang., vol. 1, no. 1, pp. 49–64, 2016.
Kusnanto Anggoro, M. T. H. Mulyono, Hendrajit, B. Wardoyo, M. Sugiono, and Y. Ruyat, “Jurnal Kajian Lemhannas RI,” J. Kaji. Lemhannas RI, vol. 29, pp. 1–83, 2017.
R. Haribulan, P. H. Gosal, and H. H. Karongkong, “Kajian Kerentanan Fisik Bencana Longsor di Kecamatan Tomohon Utara,” Spasial, vol. 6, no. 3, pp. 714–724, 2019.
R. Hidayat, “Identifikasi Zona Longsor Secara Geologi dan Geofisika,” Semin. Nas. Geomatika, vol. 3, p. 1239, 2019, doi: 10.24895/sng.2018.3-0.1049.
M. Sutasoma, A. Susilo, and E. A. Suryo, “Penyelidikan Zona Longsor dengan Metode Resistivitas dan Analisis Stabilitas Lereng Untuk Mitigasi Bencana Tanah Longsor,” Indones. J. Appl. Phys., vol. 7, no. 1, p. 35, 2017, doi: 10.13057/ijap.v7i1.8784.
S. Rosidi, H.Tjokrosapoetra, and S.Gafoer, “Pemetaan Mikrozonasi Seismik di Desa Nunkurus Kecamatan Kupang Timur Kabupaten Kupang,” Peta Geol. Lembar Kupang Atambua. Timor, 1979.
A. Wahid, H. I. Sutaji, and A. Rasyid, “Aplikasi Metode Geolistrik Resistivitas untuk Pendugaan Struktur Batuan serta Keberadaan Air Tanah (Studi Kasus Sulamu Kecamatan Sulamu Kabupaten Kupang),” J. Geosains Kutai Basin, vol. 1, no. 1, pp. 1–7, 2018, [Online]. Available: http://jurnal.fmipa.unmul.ac.id/index.php/geofis/article/view/164














