Pendugaan Air Tanah Dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Desa Matabesi

  • Yanti Boimau Universitas San Pedro
  • Wenti Marlensi Maubana Universitas San Pedro
  • Yohanes Pakaenoni Universitas San Pedro
Keywords: Matabesi, Resistivitas, Akuifer

Abstract

Telah dilakukan pendugaan air tanah di Desa Matabesi dengan metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner-schlumberger. Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui nilai resistivitas batuan, batuan penyusun bawah permukaan dan mengklasifikasikan batuan akuifer pada semua titik ukur pada lokasi penelitian. Interpretasi  menggunakan software res2dinv dengan hasil interpretasi Nilai resistivitas batuan pada lokasi Penelitian  adalah lintasan I, 0,026 Wm–13,6 Wm,  lintasan II,  0,0096 Wm–19,6 Wm. Pada lokasi penelitian, diduga terdapat 2 jenis batuan yaitu Alluvium dengan nilai resistivitas 0,026-6,68 Wm dan lempung dengan nilai resistivitas 10-19,6 Wm. Akuifer pada daerah penelitian ditunjukkan dengan nilai resistivitas 0,0096 Wm-19,6 Wm dengan kedalaman berkisar ±4 m-12,4m.

Published
2021-09-29
How to Cite
Boimau, Y., Maubana, W. M., & Pakaenoni, Y. (2021). Pendugaan Air Tanah Dengan Metode Geolistrik Resistivitas di Desa Matabesi. Magnetic: Research Journal of Physics and It’s Application, 1(2), 87-91. Retrieved from https://ejurnal.unisap.ac.id/index.php/magnetic/article/view/120
Abstract viewed = 26 times
PDF downloaded = 40 times